____DiNDa ONg's SiTE____



Syekh Puji…

https://dindacute.files.wordpress.com/2008/11/image_0005212.jpg?w=128

Seperti hari hari biasanya, setiap simbokku berangkat kerja aku segera nyaut koran terus menelusuri tiap-tiap halamannya. Biasanya siiihhh yang aku cari berita soal hape atau kalo g biasanya tentang laptop, sama sekali g tertarik dengan berita poitik, ekonomi po sosial. Pagi ini mataku terbelalak dengan sebuah berita tentang negeriku tercinta. Bukan sesuatu yang membanggakan tapi bahkan sangat memalukan.

Seorang tokoh agama Pujianto Cahyo Widiyanto 43 tahun menikahi seorang gadis yang masih sekolah berumur 12 tahun bernama Lutfiana Ulfa. Tidak hanya itu saja, bahkan beliau berencana akan menikahi dua gadis lagi yang berumur 7 tahun dan 9 tahun.

Salah satu isi berita yang aku terjemahkan dari bahasa aslinya boso kawi. Sebenarnya masalah ini sudah pernah di posting oleh salah satu teman bloggerku Maz deno di blognya. Tapi karena aku tidak terlalu tertarik dengan beritanya wong ndhuwur seperti itu jadi aku juga tidak membacanya apalagi komentar.

Perbuatan Syekh Puji ini membuat geram Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto sebagai Ketua Komisi Perlindungan Anak. Perbutannya dinilai melanggar hukum dan bisa dikenakan sanksi.

Seperti apa nama bangsaku sekarang di mata bangsa laen??? Mow dijadikan apa tow moral bangsa kita tercinta ini, yang sudah tua yang harusnya memberi contoh yang benar kok malah makin keblinger getu. Kita sebagai generasi muda pandai pandai aja membawa diri dan menjaga diri dari pengaruh negatif. Kalau bukan kita generasi muda, siapa lagi yang mau menyelamatkan bangsa ini????


Advertisements

Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * Aulia says:

    Pertamax nih!

    Berakhir sudah kisah syeh puji indah lestari ningsing… 😀

    Posted 8 years, 8 months ago
  2. * Det says:

    Lha dalah. Knp ribut ma syech puji yg jelas2 menikah? Yang ke doli aja dibiarin berkeliaran. Bejat mana moralnya: menikah vs zina?

    Posted 8 years, 8 months ago
  3. * Wongbagoes says:

    Setujuh pak det..

    ngapain ribut2 tho…

    Posted 8 years, 7 months ago
  4. * mudz069 says:

    Hmmm, satu lagi korban pencucian otak ala barat terjadi.
    Barangkali saja dari nun jauh disana, segelintir orang berjingkrak kegirangan karena usahanya untuk mengkonversi mindset kita telah berhasil.
    Kira kira aja di perangkat mereka muncul pop up…………..your file was sent successly.

    Halah Puji, Puji malang benar nasibmu. Mau kawin aja kog susah amat.

    Ya, sejak kapan kekerasan dalam rumah tangga dihitung pidana , sejak kapan wanita punya otoritas untuk menjatuhkan talak, sejak kapan rukun nikah ditambah dgn syarat umur harus skian tahun, sejak kapan, sejak kapan……….daftar itu bisa diperpanjang lagi kalau mau.
    Sebagian orang kayaknya memang sok ngerti. Mereka buat aturan yg seolah lebih baik dari buatan Tuhan.

    Posted 8 years, 7 months ago
  5. * prasta says:

    hehehe

    kawin seh boleh aja, tapi liat2 dulu lha yg dikawinin umurnya brp, khan kasian masa depannya tuh

    Posted 8 years, 7 months ago
  6. Kita sebagai generasi muda pandai pandai aja membawa diri dan menjaga diri dari pengaruh negatif. Kalau bukan kita generasi muda, siapa lagi yang mau menyelamatkan bangsa ini????

    Atas nama “moral” kah??
    Yakin yg kyk gtu dibilang negatif atau kasarnya bejat moral?? 😉

    Setuju dengan det & mudz069!!

    Ehm… Coba jernihkan pikiran, pandanglah itu dari sudut pandang agamamu…

    http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/balada-syekh-puji-dan-ulfa.html

    Simply click it!

    Have a nice day! :mrgreen:

    Posted 8 years, 7 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: